Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan menggelar Gerakan Aksi Bergizi di Sekolah dalam rangka pembudayaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) melalui percepatan penanggulangan stunting pada remaja putri yang diintegrasikan dengan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG). Kegiatan tersebut berlangsung di Yayasan Pendidikan Islamiyah Hessa Air Genting, Kecamatan Air Batu, Selasa (28/7/2026).


Gerakan Aksi Bergizi di Sekolah merupakan salah satu upaya meningkatkan kualitas kesehatan remaja putri melalui pendidikan gizi seimbang, pemberian Tablet Tambah Darah (TTD), serta Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) dengan skrining kadar Hemoglobin (Hb) guna mendeteksi dini risiko anemia.
Hadir pada kegiatan tersebut Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Asahan, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan, Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten Asahan, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan, Plt. Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Asahan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan, Ketua TP PKK Kabupaten Asahan beserta rombongan, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Asahan, Ketua Yayasan Pendidikan Islamiyah Hessa Air Genting, Camat Air Batu beserta Ketua TP PKK Kecamatan, para Kepala Puskesmas se-Kabupaten Asahan, Kepala Desa Hessa Air Genting, kepala sekolah SMP, MTs, dan MA Yayasan Pendidikan Islamiyah Hessa Air Genting beserta para guru, serta tamu undangan lainnya.


Ketua Yayasan Pendidikan Islamiyah Hessa Air Genting, Drs. H. Imran Mahdin, M.Ag., dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada seluruh tamu undangan, khususnya rombongan Pemerintah Kabupaten Asahan yang telah memilih sekolah tersebut sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan.
“Kami berharap kehadiran Pemerintah Kabupaten Asahan tidak berhenti pada kegiatan hari ini saja, tetapi dapat terus berlanjut dalam berbagai program pendidikan ke depan,” ujarnya.


Menurutnya, Yayasan Pendidikan Islamiyah Hessa Air Genting tidak hanya membekali peserta didik dengan gizi jasmani, tetapi juga gizi rohani melalui pendidikan agama sehingga diharapkan mampu melahirkan generasi yang sehat secara fisik, kuat secara mental, serta berakhlak mulia demi mewujudkan masyarakat Asahan yang sejahtera, religius, maju, dan berkelanjutan.


Selanjutnya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan, dr. Hari Sapna, MKM., dalam laporannya menyampaikan bahwa Gerakan Aksi Bergizi bertujuan menumbuhkan kesadaran sejak dini kepada para remaja putri usia sekolah mengenai pentingnya menerapkan perilaku hidup sehat dan mengonsumsi Tablet Tambah Darah secara rutin setiap minggu. Selain meningkatkan literasi mengenai pentingnya Tablet Tambah Darah, program ini juga membiasakan aktivitas fisik, konsumsi gizi seimbang, serta memperkuat komitmen sekolah agar Gerakan Aksi Bergizi dapat dilaksanakan secara rutin setiap hari Jumat.
Ia menjelaskan, sasaran kegiatan berjumlah 450 siswi yang berasal dari SMP Islamiyah, MTs, dan Madrasah Aliyah Yayasan Pendidikan Islamiyah Hessa Air Genting. Melalui kegiatan ini diharapkan para remaja putri yang kelak menjadi calon ibu memiliki status gizi yang baik, terbebas dari anemia, dan mampu melahirkan generasi penerus bangsa yang sehat, berkualitas, kompeten, serta berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.
Amanat Bupati Asahan disampaikan oleh Asisten Administrasi Pemerintahan Setdakab Asahan, Mohammad Azmy Ismail, A.P., M.Si. Dalam amanat tersebut disampaikan bahwa Gerakan Aksi Bergizi di Sekolah merupakan salah satu wujud komitmen pemerintah dalam membangun sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas melalui pembiasaan konsumsi gizi seimbang dan minum Tablet Tambah Darah, khususnya bagi remaja putri.
Selain itu, kegiatan Aksi Bergizi pada hari tersebut juga dirangkaikan dengan Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi para pelajar sebagai langkah nyata pemerintah melakukan deteksi dini terhadap kondisi kesehatan siswa sehingga berbagai faktor risiko dapat diketahui lebih awal dan ditindaklanjuti secara tepat.
Disebutkan pula bahwa Pemeriksaan Kesehatan Gratis merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo yang tidak hanya bertujuan mengetahui ada atau tidaknya penyakit, tetapi juga menjadi sarana edukasi agar para pelajar semakin peduli terhadap kesehatan diri. Dengan tubuh yang sehat, para pelajar diharapkan lebih siap belajar, berprestasi, dan meraih cita-cita.
Dalam amanat tersebut juga ditegaskan bahwa salah satu tujuan utama Gerakan Aksi Bergizi adalah meningkatkan kesadaran remaja putri untuk rutin mengonsumsi Tablet Tambah Darah sebagai upaya mencegah anemia. Remaja putri merupakan calon ibu masa depan yang harus dipersiapkan sejak dini agar memiliki status gizi yang baik dan terbebas dari anemia. Upaya ini menjadi bagian penting dalam memutus mata rantai stunting sekaligus melahirkan generasi yang sehat, cerdas, produktif, dan berdaya saing.
Menutup amanat Bupati Asahan, Mohammad Azmy Ismail mengajak seluruh pelajar, khususnya remaja putri, agar disiplin mengonsumsi Tablet Tambah Darah setiap minggu serta mengikuti pemeriksaan kesehatan dengan baik sebagai langkah menjaga kualitas kesehatan demi masa depan yang lebih baik.
Usai penyampaian amanat, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan plakat, penampilan yel-yel Gerakan Aksi Bergizi oleh para siswa-siswi Yayasan Pendidikan Islamiyah Hessa Air Genting, pemberian Tablet Tambah Darah secara simbolis oleh Ketua TP PKK Kabupaten Asahan Ny. Yusnila Indriati Taufik, serta peninjauan Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan skrining anemia melalui pemeriksaan Hemoglobin (Hb) yang dilakukan Ketua TP PKK Kabupaten Asahan bersama rombongan.
Disebutkan pula bahwa Pemeriksaan Kesehatan Gratis merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo yang tidak hanya bertujuan mengetahui ada atau tidaknya penyakit, tetapi juga menjadi sarana edukasi agar para pelajar semakin peduli terhadap kesehatan diri. Dengan tubuh yang sehat, para pelajar diharapkan lebih siap belajar, berprestasi, dan meraih cita-cita.
Dalam amanat tersebut juga ditegaskan bahwa salah satu tujuan utama Gerakan Aksi Bergizi adalah meningkatkan kesadaran remaja putri untuk rutin mengonsumsi Tablet Tambah Darah sebagai upaya mencegah anemia. Remaja putri merupakan calon ibu masa depan yang harus dipersiapkan sejak dini agar memiliki status gizi yang baik dan terbebas dari anemia. Upaya ini menjadi bagian penting dalam memutus mata rantai stunting sekaligus melahirkan generasi yang sehat, cerdas, produktif, dan berdaya saing.
Menutup amanat Bupati Asahan, Mohammad Azmy Ismail mengajak seluruh pelajar, khususnya remaja putri, agar disiplin mengonsumsi Tablet Tambah Darah setiap minggu serta mengikuti pemeriksaan kesehatan demi masa depan yang lebih baik dan skrining anemia melalui pemeriksaan Hemoglobin (Hb).
Usai penyampaian amanat, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan plakat dari Pemerintah Kabupaten Asahan Kepada Ketua Yayasan Pendidikan Islamiyah Hessa Air Genting, penampilan yel-yel Gerakan Aksi Bergizi oleh para siswa-siswi Yayasan Pendidikan Islamiyah Hessa Air Genting, serta pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) secara simbolis oleh Ketua TP PKK Kabupaten Asahan kepada para siswi.
Selanjutnya, Ketua TP PKK Kabupaten Asahan beserta rombongan meninjau pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) dan skrining anemia melalui pemeriksaan Hemoglobin (Hb) yang dilaksanakan oleh para dokter dan tenaga kesehatan. Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian pemeriksaan berjalan dengan baik sebagai bagian dari upaya deteksi dini kondisi kesehatan para pelajar serta mendukung percepatan penanggulangan stunting di Kabupaten Asahan.