Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Asahan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Asahan melaksanakan pengibaran dan pembentangan bendera Merah Putih berukuran raksasa di Muara Selat Malaka, Selasa (11/08/2026). Kegiatan yang dipusatkan di Destinasi Perairan Bagan Asahan Panton tersebut dihadiri Bupati Asahan, Wakil Bupati Asahan, Ketua DPRD Kabupaten Asahan, Kajari Asahan, Ketua PN Kisaran, Kapolres Asahan, Kapolres Tanjung Balai, Danlanal TBA, Dandim 0208/Asahan, para Asisten, Staf Ahli Bupati Asahan, OPD, Camat se-Kabupaten Asahan, Ketua TP PKK Kabupaten Asahan beserta pengurus serta tamu undangan lainnya.



Dalam laporannya, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Asahan, Mohammad Azmy Ismail, A.P., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan memupuk rasa nasionalisme dan kecintaan terhadap tanah air. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk merefleksikan kedaulatan negara, khususnya di kawasan perairan dan kelautan, sekaligus menyemangati semboyan TNI Angkatan Laut, “Jalesveva Jayamahe”, yang berarti “Justru di Lautan Kita Jaya”.



“Melalui kegiatan ini kita juga ingin memupuk sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum di wilayah perairan dan masyarakat nelayan setempat, sekaligus memeriahkan peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujar Azmy.


Ia menjelaskan, kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur dan armada, di antaranya Kapal TNI Angkatan Laut, Kapal Basarnas, Kapal Polairud serta kapal-kapal nelayan. Selain pengibaran bendera, kegiatan juga dirangkai dengan pembagian sebanyak 2.000 bendera Merah Putih serta pengibaran dan pembentangan dua bendera berukuran 2 x 50 meter. Menurutnya, bendera berukuran raksasa tersebut menjadi simbol cita-cita bangsa dalam mewujudkan Indonesia Emas pada usia ke-100 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia.


Sementara itu, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., mengatakan bahwa pengibaran bendera Merah Putih berukuran 2 x 50 meter di Muara Selat Malaka, Destinasi Perairan Bagan Asahan Panton, merupakan bentuk nyata kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. “Hari ini kami Pemerintah Kabupaten Asahan bersama Forkopimda akan mengibarkan bendera Merah Putih dengan ukuran 2 x 50 meter di Muara Selat Malaka, Destinasi Perairan Bagan Asahan Panton,” ujar Bupati.


Menurutnya, kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa wilayah Indonesia bukan hanya berada di daratan, tetapi juga mencakup wilayah perairan dan laut yang harus dijaga bersama. “Kegiatan ini menunjukkan bahwa wilayah Indonesia bukan hanya ada di darat saja, tetapi ada di laut juga,” tegasnya.



Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan di wilayah perairan. Menurutnya, laut memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat, khususnya bagi para nelayan yang menggantungkan mata pencaharian dari laut. “Mari kita bersama-sama menjaga stabilitas keamanan dan menjaga laut ini, karena laut merupakan tempat mencari nafkah bagi para nelayan,” katanya.
Bupati Asahan juga mengajak masyarakat untuk menjaga keutuhan dan persatuan Indonesia, baik di darat maupun di laut. “Mari kita jaga Indonesia, baik di darat maupun di laut. Walaupun kita berbeda, tetapi kita tetap satu juga,” pesannya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Asahan turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Danlanal TBA beserta seluruh pihak yang telah merangkai dan mendukung terlaksananya kegiatan pengibaran bendera Merah Putih di wilayah perairan tersebut.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bendera Merah Putih kepada Pemerintah Desa se-Kecamatan Tanjung Balai oleh Bupati Asahan dan tamu kehormatan