
Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., membuka kegiatan Gathering Kredit Pra Pensiun Kabupaten Asahan yang diselenggarakan Bank Sumut Cabang Kisaran dengan tema “Penguatan Kesejahteraan dan Perencanaan Keuangan ASN Menghadapi Masa Pensiun”, di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Rabu (23/09/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten Administrasi Umum Setdakab Asahan, Staf Ahli Bupati, jajaran pejabat Bank Sumut Cabang Kisaran, serta para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan yang mendekati masa pensiun.


Kepala Bank Sumut Cabang Kisaran, Surya Utama, mengatakan kegiatan gathering tersebut merupakan wujud silaturahmi sekaligus komitmen Bank Sumut untuk terus menjadi mitra Pemerintah Kabupaten Asahan dalam meningkatkan kesejahteraan ASN. “Bank Sumut adalah bank milik masyarakat Sumatera Utara. Oleh karena itu, kami terus berinovasi menghadirkan produk yang sesuai dengan kebutuhan Bapak dan Ibu,” ujarnya.


Surya Utama menjelaskan, melalui kegiatan tersebut Bank Sumut memperkenalkan dua produk unggulan, yakni Kredit Multi Guna (KMG) dan Kredit Pra Pensiun (Prapen).

KMG merupakan fasilitas kredit dengan proses cepat, suku bunga kompetitif dan persyaratan yang mudah. Khusus bagi ASN Pemkab Asahan, fasilitas tersebut memberikan kemudahan melalui sistem potong gaji langsung dan dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, seperti pendidikan anak, renovasi rumah maupun modal usaha.

Sementara itu, Kredit Pra Pensiun disiapkan bagi ASN yang akan memasuki masa purna tugas. Selain fasilitas kredit, program tersebut juga memberikan pendampingan dalam perencanaan keuangan dan persiapan usaha agar ASN tetap produktif dan mandiri secara ekonomi setelah memasuki masa pensiun.

“Kami siap membantu, siap melayani dan siap memberikan solusi terbaik bagi Bapak dan Ibu. Setelah kegiatan ini, kami berharap para peserta dapat berkonsultasi langsung dengan tim kami,” katanya.
Sementara itu, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin dalam arahannya menyampaikan bahwa persiapan menghadapi masa pensiun sebaiknya dilakukan sejak jauh-jauh hari. Menurutnya, persiapan tersebut tidak hanya berkaitan dengan administrasi dan hak-hak kepegawaian, tetapi juga menyangkut kesiapan mental, kesehatan, kehidupan sosial, keluarga dan kondisi ekonomi. “Pertama, persiapkan mental dan sikap. Setelah pensiun, rutinitas pekerjaan dan lingkungan kedinasan tentu akan berubah. Oleh sebab itu, kita perlu menerima perubahan tersebut dengan lapang dada dan penuh rasa syukur. Jangan sampai berkurangnya aktivitas kedinasan membuat kita kehilangan semangat dan tujuan hidup,” ujar Bupati.
Selanjutnya, Bupati mengingatkan pentingnya mempersiapkan kondisi keuangan selama masih aktif bekerja. ASN diminta mengatur penghasilan dengan bijaksana, menghindari pengeluaran yang tidak perlu, menyiapkan tabungan serta merencanakan kegiatan ekonomi yang sesuai dengan kemampuan.
“Dengan perencanaan yang baik, masa pensiun dapat dijalani dengan lebih tenang dan mandiri,” katanya.
Bupati juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan sebagai modal utama dalam menikmati masa pensiun. Para ASN diimbau menerapkan pola hidup sehat, berolahraga secara teratur, menjaga pola makan dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Selain itu, Bupati mengajak para ASN mulai mempersiapkan kegiatan yang dapat dilakukan setelah memasuki masa pensiun. Berbagai kegiatan positif dapat dikembangkan, seperti menyalurkan hobi, berkebun, berwirausaha, mengikuti kegiatan sosial, aktif dalam organisasi kemasyarakatan maupun kegiatan bermanfaat lainnya.
“Dengan demikian, masa pensiun tetap dapat diisi dengan aktivitas yang bermanfaat untuk memberikan manfaat di tengah keluarga maupun masyarakat,” tutupnya